Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....

TETAP JAGA POLA MAKANAN SEHATMU ! HARI STROKE SEDUNIA

Posted by Admin Senin, 29 Oktober 2018 Artikel 0 Comments
TETAP JAGA POLA MAKANAN SEHATMU ! HARI STROKE SEDUNIA

Tepat pada tahun 2004, Stroke World Congress diadakan di Vancouver, Kanada. Selama proses kongres tersebut berlangsung, didapatkan beragam ide-ide mengenai stroke. Sehingga, tepat tanggal 29 Oktober 2006,  Federasi Stroke sedunia dan Masyarakat Stroke Internasional bergabung ke dalam Organisasi Stroke Dunia, yang menjadi penyelenggara utama Hari Stroke Dunia.

Hari stroke sedunia adalah hari kesadaran tahunan diamati pada tanggal 29 Oktober untuk meningkatkan kesadaran tingkat tinggi dan sifat serius penyakit stroke dan bagaimana cara mendidik masyarakat tentang pengobatan dan pencegahannya.

 

 

Setiap tahun, lebih dari 15 juta orang mengalami stroke dan Sekitar 6 juta di antaranya meninggal, dan sekitar 5 juta korban dibiarkan dinonaktifkan secara permanen.
Acara dan kegiatan yang diselenggarakan pada hari penyakit stroke dunia ini berfokus pada peningkatan kesadaran akan timbulanya risiko utama untuk stroke, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi, obesitas.     

 

 

 

 

Oleh karena itu, salah satu bentuk pencegahan yang dapat kita lakukan yaitu dengan cara menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan yang sehat  pula.

Berikut terdapat beberapa pola makan makanan yang sehat agar terhindar dari stroke:

Untuk mencegah terjadinya stroke, pilihlah diet rendah sodium atau natrium. Anda bisa mendapatkannya dari makanan segar tanpa tambahan garam. Hindari makanan yang sudah diproses atau dikemas, karena makanan ini mengandung garam yang cukup tinggi.

Selain itu, meningkatkan asupan protein berkualitas tinggi sebanyak 20 gram sehari bisa mengurangi risiko stroke hingga 26 persen. Kacang, lentil dan biji-bijian juga merupakan sumber protein yang baik dan juga sebagai asupan sumber serat yang banyak.

Agar terhindar dari stroke, dengan menghindari konsumsi daging dengan lemak juga membantu kita agar terhindar dari dampak stroke. Kandungan lemak jenuh yang menyebabkan kolesterol dapat bertambah naik. Dengan terus menjaga kolesterol agar tetap dalam kondisi normal, juga salah satu pencegahan stroke dan juga penyakit jantung.

Dalam hal lauk pauk sehari-hari yang kita makan, memakan ikan satu sampai empat kali dalam satu minggu juga dapat membantu menurunkan risiko terkena stroke hampir 27 persen. Konsumsi ikan salmon, ikan tuna dan dan ikan mackerel menjadi alternatif yang utama dalam lauk pauk sehari-hari karena kandungan lemak omega 3 yang terkandung didalamnnya.

Manfaat dari makan ikan tersebut sangat berdampak terhadap kesehatan didalam tubuh, seperti mengurangi perangan di arteri, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi pembekuan darah.

Buah-buahan juga dapat menjadi alternatif berikutnya. Untuk setiap tambahan konsumsi 200 gram buah setiap hari dapat menurunkan risiko stroke hingga 32 persen. Risiko stroke ini bisa turun hingga 11 persen untuk setiap tambahan 200 gram sayuran yang juga disajikan pada saat makan. Kandungan dalam buah-buahan dan sayuran seperti vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Salah satu buah-buahan yang banyak digemari dan juga menyehatkan yaitu pisang. Penelitian telah menunjukkan bahwa mendapat kurang dari 1,5 gram sehari pottasium dapat meningkatkan risiko stroke hingga 28 persen.

Dalam hal sayur-sayuran, sayur bayam juga mengandung magnesium, vitamin B dan asam folat. Mengonsumsi bahan makanan alami yang mengandung asam folat bisa menurunkan risiko stroke hingga 20 persen.

Seseorang yang mengonsumsi kalium memiliki 27 persen lebih rendah untuk mengalami stroke iskemik. Konsumsi makanan yang mengandung pottasium juga berkaitan erat dengan rendahnya risiko stroke. Kalium juga disebut dapat membantu melemaskan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Kentang, ubi, kacang, dan bayam, merupakan salah satu makanan tinggi kalium dan juga kaya sumber serat yang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan stroke dan juga dapat dimanfaatkan dalam diet. Setiap tambahan 7 gram serat yang dikonsumsi setiap hari, bisa menurunkan risiko stroke sebanyak 7 persen.

Satu porsi pasta gandum utuh mengandung sekitar 7 gram serat, seperti halnya dua porsi sayuran atau buah-buahan. Sumber makanan lainnya yang juga tinggi akan kandungan serat adalah oatmeal, kacang-kacangan, roti gandum, beras merah, dan jagung.

Mengikuti diet mediterania yang sebagain besar kandungannya adalah sayuran dapat menurunkan risiko kejadian penyakit jantung sebanyak 30 persen. Diet ini berfokus pada sayuran, buah, biji-bijian, kacang polong, kentang hingga kacang-kacangan.

Penelitian lain juga merekomendasikan diet kepada pasiennya dengan konsumsi minyak zaitun extra virgin, ikan, susu dan telur dalam jumlah moderat untuk membantu mencegah stroke.

Selain itu, konsumsi alkohol ataupun rokok juga dapat menyebabkan stroke. Karena, konsumsi minuman beralkohol dapat menyebabkan lima tahun lebih cepat untuk seseorang terkena stroke, sedangkan rokok dapat meningkatkan pembekuan darah dan kejang di pembuluh darah serta merusak sel-sel yang melapisi pembuluh darah.

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM