Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....

OJK DAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN MELUNCURKAN ASURANSI PERIKANAN BAGI PEMBUDIDAYA IKAN KECIL

Posted by Admin Kamis, 15 November 2018 Berita 0 Comments
OJK  DAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN MELUNCURKAN ASURANSI PERIKANAN BAGI PEMBUDIDAYA IKAN KECIL

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Jumat 13 November 2018 serta meluncurkan produk Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil. Produk Asuransi ini meliputi komoditas udang, ikan bandeng, ikan nila dan ikan patin dimana produk asuransi budidaya ini adalah pertama kali di Indonesia.

Asuransi budidaya ini telah dimulai sejak bulan Desember 2017 dengan dimulai komoditas udang. Asuransi budidaya Udang pada tahun 2017-2018 memberikan perlindungan risiko kepada pembudidaya atas penyakit yang mengakibatkan matinya udang yang diasuransikan atau kegagalan usaha yang disebabkan olh bencana alam sehingga menyebabkan kerusakan sarana pembudidaya mencapai lebih dari atau sama dengan 50%. Pemerintah memberikan subsidi premi 100 persen untuk Asuransi Budidaya Udang ini.

 

Berdasarkan data statistik OJK, dari bulan Desember 2017 sampai dengan akhir bulan Oktober 2018, nilai premi untuk Asuransi Budidaya Udang adalah sebesar Rp1,485 Miliar yang memberikan perlindungan luasan lahan sebesar 3.300 hektar dengan jumlah pembudidaya 2.004 orang. Adapun nilai realisasi klaim selama periode Desember 2017 sampai dengan akhir bulan Oktober 2018 adalah sebesar Rp400,6 juta dengan luasan lahan 80,13 hektar.

Secara umum produk Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil ini tetap menerima subsidi premi 100% dari APBN dengan nilai premi mulai dari Rp90 ribu sampai dengan Rp225 ribu per tahun sesuai dengan satuan luasan lahan budidaya. Adapun jenis komoditas yang dilindungi adalah udang, ikan patin, ikan nila payau, ikan nila tawar, ikan bandeng dan polikultur. Pembudidaya akan mendapatkan santunan apabila terjadi klaim dengan nilai maksimal per tahun mulai dari Rp1,5 juta sampai dengan Rp7,5 juta sesuai dengan satuan luasan lahan budidaya.

 

Pada tahun ini, Asuransi  Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil memberikan perlindungan kepada 6.914 orang pembudidaya dengan luasan lahan budidaya berjumlah 10.220,6 hektar dengan nilai premi subsidi APBN sebesar 2,987 Miliar.

 

 

 

 

OJK berharap pada tahun 2019, Koasuransi ini juga mulai membesarkan dan memperluas jangkauan pemasaran produk asuransi tidak hanya yang disubsidi oleh APBN tetapi literasi dan meningkatkan inklusi masyarakat pembudidaya dengan meluncurkan produk asuransi perikanan tanpa subsidi APBN atau secara mandiri.

 

 

 

 

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM