Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....

NGAYOGJAZZ 2018

Posted by Admin Kamis, 15 November 2018 Berita 0 Comments
NGAYOGJAZZ 2018

Ngayogjazz akan memasuki penyelenggaraan yang ke-12 di tahun 2018. Yang menarik dari perhelatan Ngayogjazz selama sebelas tahun ini adalah hal-hal yang mendasari diselenggarakan Ngayogjazz ini ternyata sudah tercapai dan bahkan berkembang melebihi harapan dari para penggagas Ngayogjazz. Musik jazz menjadi inklusif baik sebagai produk musik maupun sebuah tontonan. Di acara (Ngayogjazz) ini, jazz bias ditonton oleh semua kalangan dan berbagai usia, juga bisa disaksikan di Ngayogjazz bagaimana jazz bias melebur dan berinteraksi dengan jenis musik yang lain bahkan dengan seni apapapun baik yang tradisi maupun modern, sehingga seperti yang  selalu dikatakan oleh salah satu board creative dan penggagas Ngayogjazz, Djaduk Ferianto, Ngayogjazz bukan hanya sekedar sebuah tontonan tapi juga sebagai peristiwa budaya sekaligus media pembentuk masyarakat pendukung produk seni.

 

Selain itu, Ngayogjazz juga berhasil menempatkan desa bukan hanya sebagai obyek, tetapi lebih dari itu. Masyarakat desa di mana diadakannya perhelatan Ngayogjazz selalu menjadi mitra yang mutual. Peran aktif warga desa selalu menjadi energy positif yang berimbas kepada pelaksanaan Ngayogjazz yang konsisten hingga usia yang ke-12 ini.

 

Tempat pelaksanaan Ngayogjazz selalu berpindah-pindah agar memberikan nuansa yang berbeda. Menggabungkan musik jazz dan suasana pedesaan memberikan warna tersendiri yang menjadi ciri khas penyelenggaran Ngayogjazz dan memberikan pengalaman yang berbeda yang selalu dinantikan para penggemarnya.

 

Pada kesempatan kali ini, Ngayogjazz 2018 diselenggarakan pada hari Sabtu Legi, 17 November 2018 di Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul pukul 10.00 WIB – 23.00 WIB. Menghadirkan lebih dari 40 kelompok musik dan ratusan seniman dari Indonesia maupun luar negeri seperti Perancis, Belanda, Spanyol dan Italia.

 

Bukan Ngayogjazz namanya jika tidak memiliki ciri khas nyeleneh yang selalu tersaji di tagline yang dihadirkan. Pada kesempatan yang ke-12 kali ini, Ngayogjazz mengusung tema’Negara Mawa Tata, Jazz Mawa Cara’sebagai jawaban atas fenomena yang terjadi dan berkembang di masyarakat Indonesia saat ini.

Tema ini merupakan plesetan dari ‘Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata’ yang kurang lebih maknanya: Walaupun Negara mempunyai hokum dan tata Negara, namun tiap daerah juga memiliki adat dan budaya yang khas menurut mereka dan erat kaitannya dengan kearifan local daerah masing-masing.

 

Dalam setiap penyelenggaraannya, Ngayogjazz selalu menggandeng masyarakat yang menjadi tuan rumah untuk turut serta dalam merayakan kemeriahan peristiwa budaya ini. Hal ini pun juga didasari dengan pandangan untuk pemberdayaan masyarakat tidak hanya dari segi ekonomi, tetapi lebih dari itu. Di Ngayogjazz, bukan hanya pertunjukan musik jazz saja yang bias dinikmati, ada pula penampilan menarik lainnya seperti kesenian tradisional yang ditampilkan oleh warga setempat.

 

Ngayogjazz juga turut merangkul teman-teman komunitas untuk turut serta berpartisipasi. Mulai dari komunitas jazz dari berbagai kota, komunitas seni, fotografi, bahkan otomotif ikut memeriahkan perayaan Ngayogjazz. Inilah jamming session ala Ngayogjazz yang melibatkan banyak pihak, baik panitia, masyarakat maupun komunitas untuk turut serta dalam menciptakan satu harmoni indah dalam keberagaman.

 


Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM