Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....

MEDIA GATHERING

Posted by Admin Selasa, 18 Desember 2018 Berita 0 Comments
MEDIA GATHERING

PRESS  RELEASE
MEDIA GATHERING


Senin 17 Desember 2018, Kanwil DJP D.I. Yogyakarta melaksanakan Media Gathering di Pulen Kopi Ponti. Kegiatan ini juga mengundang Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan D.I.Yogyakarta, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Yogyakarta dan Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tipe B Yogyakarta, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Yogyakarta serta Kepala Balai Diklat Keuangan Negara Yogyakarta.

Tujuan dari acara Media Gathering ini adalah:
Menjalin keakraban dan kerjasama Media dengan Kanwil Ditjen Pajak D.I.Yogyakarta;
Evaluasi Kinerja Kanwil Ditjen Pajak D.I. Yogyakarta;
Sharing dengan instansi vertikal Kementerian Keuangan di D.I. Yogyakarta.

Penerimaan Kanwil DJP D.I. Yogyakarta sampai dengan 14 Desember 2018 mencapai Rp 4.456.612 juta dari target sebesar Rp 5.483.973 juta atau baru tercapai 81,27 %. Penerimaan Per KPP untuk KPP Yogyakarta 80,87%, Sleman 82,08%, Wates 75,47%, Bantul 85,27% dan Wonosari 67,22%. Rincian per jenis pajak : PPN dan PPn BM sebesar Rp 1.692.385 juta, PPh Non Migas sebesar Rp 2.687.396 juta, PPh Migas sebesar Rp 2.008 juta serta Pajak lainnya sebesar Rp 74.401 juta. Empat sektor unggulan sebagai penyumbang penerimaan terbesar di wilayah Kanwil DJP DIY yaitu jasa keuangan dan asuransi sebesar Rp 628.910 juta (15,6%), perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan kendaraan bermotor sebesar Rp 1.065.761 juta (41,05%), administrasi pemerintahan dan jaminan sosial sebesar Rp 564.547 juta (14,3%), industri pengolahan sebesar Rp 524.392 juta (11,5%) serta jasa konstruksi sebesar Rp 419.040 juta (10,8%).

Jumlah Wajib Pajak Kanwil Ditjen Pajak D.I. Yogyakarta yang wajib SPT Kanwil sebanyak 277.147 Wajib Pajak dengan realisasi sebanyak 250.959 Wajib Pajak (90,55%). Penyam[aian SPT melalui efiling di Kanwil Ditjen Pajak D.I.Yogyakarta mencapai 78,96%.

Jumlah Wajib Pajak terdaftar sampai dengan November 2018 sebagai berikut: KPP Pratama Yogyakarta sebanyak 94.974 Wajib Pajak, KPP Pratama Sleman sebanyak 186.737 Wajib Pajak, KPP Pratama Bantul sebanyak 117.024 Wajib Pajak, KPP Pratama Wates sebanyak 49.607 Wajib Pajak serta KPP Pratama Wonosari sebanyak 55.451 Wajib Pajak. Total Wajib Pajak yang terdaftar Kanwil Ditjen Pajak D.I. Yogyakarta sebanyak 503.793 Wajib Pajak.

Realisasi penambahan Wajib Pajak Baru Tahun 2018 untuk KPP Pratama Yogyakarta sebanyak 6.528 Wajib Pajak, KPP Pratama Sleman sebanyak 12.207 Wajib Pajak, KPP Pratama Bantul sebanyak 8.754 Wajib Pajak, Kepala KPP Pratama Wates sebanyak 3.578 Wajib Pajak serta KPP Pratama Wonosari sebanyak 5.696 Wajib Pajak. Total penambahan Wajib Pajak baru Tahun 2018 Kanwil Ditjen Pajak D.I. Yogyakarta sebanyak 36.763 Wajib Pajak.

Heru Pudyo Nugroho(Kepala Kanwil Perbendaharaan Negara):
Kolaborasi antara Ditjen Pajak dengan Ditjen Perbendaharaan sangat intens. Pengelolaan APBN tidak akan bisa dilakukan tanpa ada dana yang masuk yang dikumpulkan oleh Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Ditjen Piutang dan Lelang Negara. Selain itu, Ditjen Perbendaharaan juga mengawal kewajiban perpajakan dari transaksi-transaksi di lingkungan pemerintah. Realisasi Belanja Daerah Provinsi DIY Tahun 2018 telah mencapai 81%. Penggunaan dana berupaya untuk semakin efektif dan efisien. Alokasi dana diharapkan antara input dan output dapat adil dan berimbang . Transfer dana dari pusat ke daerah termasuk dana desa, dana keistimewaan sudah mencapai 97,21%. Tata kelola transfer dana pusat ke daerah diharapkan semakin hari semakin baik.

Agung Budi Setijadji(Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) :
Tugas KPKNL adalah mengawasi Badan Milik Negara dan Piutang Kementerian/Lembaga. Piutang yang dikelola misalnya berasal pasien rumah sakit yang belum lunas sebelum diganti dengan dana BPJS. Penipuan yang mengatasnamakan lelang semakin marak akhir-akhir ini terutama lelang kendaraan. Apabila ada penipuan lelang bisa menghubungi call center 1500991. Tugas lainnya adalah penilaian barang milik negara yang akan dihapuskan atau disewakan. Selain itu juga melakukan revaluasi aset milik negara termasuk gedung, rumah, jalan dan sebagainya.

Sucipto(Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bea Cukai Yogyakarta):
Bea dan Cukai lebih memberikan fasilitas perdagangan dan industri tidak lagi hanya terfokus pada pengumpul penerimaan. Target penerimaan tahun 2018 adalah Rp 331,54 M. Sampai dengan tanggal 30 November 2018 mencapai Rp 249,60 M (75,29%) terdiri dari bea masuk sebesar Rp 8,58M dan cukai Rp 241,02M. Dengan memberikan fasilitas kepada perdagangan maka ekonomi akan naik sehingga pajak yang diterima juga meningkat. Sampai dengan November 2018 di seluruh Indonesia sudah terdapat 1360 Kawasan Berikat dan 239 Gudang Berikat aktif hanya untuk menimbun. Sampai dengan 31 Agustus 2018 terdapat 63 PLB di 88 lokasi. Fasilitas KITE IKM total ada 6 sampai dengan 31 Agustus 2018. KITE IKM sangat bermanfaat bagi IKM karena tarif bea masuk adalah 0%.

Istu Wahyudi(Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) :
Salah satu tugasnya adalah menyalurkan dana APBN melingkupi kota Yogyakarta, Bantul dan Sleman. Ada 6 Badan Layanan Umum dan 309 Satuan Kerja yang dikelola. Realisasi anggaran  dan belanja tahun 2018 telah mencapai 80,03% yang terdiri dari belanja pegawai 95,25%, belanja barang 74,63%, belanja modal 64,58%, belanja bansos 98,43% dan belanja transfer 87,91%. Realisasi DAK fisik dan Dana Desa sebesar 88,41%.

Ariefina Sri Indaryani(Kepala Balai Diklat Keuangan Yogyakarta) :
Tugas BDK adalah untuk meningkatkan kompetensi pegawai Kementerian Keuangan. Wilayah kerja BDK Yogyakarta meliputi provinsi Jawa Tengah dan DIY. Seluruh Indonesia ada 12 BDK. BDK melaksanakan kegiatan pelatihan keuangan negara meliputi bea cukai, pajak, lelang. Pelatihan yang dilakukan untuk masyarakat tanpa dipungut biaya antara lain open class barang kiriman, lelang, e-commerce dengan menghadirkan narasumber dari Bukalapak. BDK Yogyakarta menyelenggarakan tes ujian masuk STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) dan Yogyakarta mempunyai pendaftar terbanyak. Tahun 2018 terdapat 16.000 pendaftar. Sekolah di STAN gratis dan tidak dipungut biaya sehingga jangan sampai ada penipuan yang meminta biaya kuliah di STAN.

Bidang P2 Humas
Kanwil DJP D.I Yogyakarta
Email: p2humas.yogyakarta@gmail.com

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM