Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....SIM Keliling Hari Jumat 26 Juli 2019 Rakosa, tidak ada pelayanan. Namun Khusus hari tersebut berada di Kantor BPPN Kusumanegara ( Dalam Rangka HUT BPPN ) Dan pada hari Selasa 30 Juli 2019 ada pelayan.....

POLDA DIY LAKSANAKAN GELAR PASUKAN OPS KETUPAT PROGO 2019

Posted by Admin Selasa, 28 Mei 2019 Berita 0 Comments
POLDA DIY LAKSANAKAN GELAR PASUKAN OPS KETUPAT PROGO 2019

Hari raya Idul Fitri yang diawali dengan datangnya bulan Ramadhan bukan hanya merupakan ibadah dan perayaan keagamaan bagi umat Islam, akan tetapi sudah berkembang sebagai bagian dari tradisi atau budaya bangsa Indonesia, sehingga datangnya bulan Ramadhan akan diikuti dengan kegiatan ibadah puasa dan Sholat Tarawih, menjelang ldul Fitri terjadi peninggkatan aktivitas masyarakat unluk kegiatan belanja, mudik ke kampung halaman dan takbiran serta Sholat Idul Fitri. 

Peningkatan aktivitas masyarakat untuk merayakan Idul Fitri mempunyai implikasi pada banyak aspek seperti meningkatnya mobilitas pergerakan perpindahan orang dan barang dari satu tempat ke tempat Iainnya yang dapat menyebabkan masalah bagi situasi lalu lintas. Kondisi seperti ini tidak dapat dihindari karena berbagai permasalahan yang menyertaainya, seperti : 

1.   Kondisi jalan yang menyempit (bottle neck);

2.    Tanjakan, turunan dan tikungan yang tajam;

3.    Pertemuan arus lalu lintas dua arah;

4.    Perbaikan jalan dan jembatan yang belum selesai.

5.    Adanya perlintasan Kereta Api;

6.    Pasar Tumpah

7.    Penggunaan jalan yang kurang disiplin;

8.    Kepadatan kendaraan di jalan utama dan jalan alternatif;

9.    Kepadatan kendaraan menuju Iokasi wisata/rekreasi;

10. Kepadatan kenderaan di stasiun KA, terminal bus dan Bandera 

Dampak lain yang perlu diantisipasi dalam menghadapi Idul Fitri adalah meningkatnya kerawanan gangguan kamtibmas dan kriminalitas dikarenakan aktivitas masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa, takbiran. Sholat Ied, kegialan belanja, mudik, rekreasi atau wisata serta kegiatan distribusi bahan pokok masyarakat, BBM dan Gas.

Hari raya ldul Fitri 1440 H yang jatuh pada tanggal 5-6 Juni 2019 akan disertai dengan peningkatan arus mudik masyarakat ke kampung halaman. puncak mudlk Iebaran menggunakan Moda Transportasi diperkirakan akan terjadi pada "H-5" dan arus bank pada H+2”. 

Dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas yang kondusif, Polda DIY besarta Polres/Ta dan Polsek didukung TNI, Pemerintah Daerah (DIY, KAbupaten/Kota), Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo. Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas PU Perumahan dan ESDM, PT Jasa Reheat, BMKG, PT. Pertamina, Jasa Marga dan Mitra Kamtibmas lainnya. 

Menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan Sandi Operasi “Ketupat Program 2019" selama 13 (tige belas) hari yang mengedepankan Satgas Turbinjali, Kamseltibcarlantas, Lidik Sidik dan Banops dalam rangka pengamanan ldul Fitri 1440 H, guna mewujudkan simasi Kamtibmas dan Kamselticarlantas yang kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman. 

Tujuan Oparasi Ketupat Progo 2019 : 

1. Terjaminnya rasa aman warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan ldul Fitri 1440 H dengan aman, lancar dan tertib;

2. Terwujudnya Siskamtibmas yang aman dan kondusif serta Kamtibseltibcarlantas yang aman, tertib dan lancar baik sebelum, pada saat dan pasca ldul Fitri 1440 H

Personel Operasi meliputi 2.704 personel terdiri dari sebagai berikut:. 

1. Polda DIY : 414 personal

2. Polresla Yogyakarta : 475 personal

3. Polres Sleman : 475 personal

4. Paires Bantul : 450 personal

5, Pelles Kulonprogo : 445 pemonel

6, Polrea Gunungkidul : 445 personal

Jadi jumlah instansi samping yang terlibat 2573 personal, total keseluruhan 5 277 personal. 

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Operasi Ketupat Progo 2019 meliputi: 

1.    Kegiatan Intelejen (meliputi deteksi, lidik. pam dan galang) terhadap faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya gangguan Kamtibmas.

2.    Kegiatan Binmas meningkatkan Polmas umuk melakukan Siskamling (ronda) guna mengamankan rumah yang ditinggal oleh pemiliknya

3.    Penyuluhan dan penerangan bidang Lantas guna mencegah macet, Ianggar dan laka Iantas serta gangguan Kamtibmas.

4.    Pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup di lempat giat masyarakat & obyek wisata dan tempat rawan lainnya.

5.    Patroli di pemukiman penduduk dan tempat rawan kriminalitas,

6.    Melaksanakan rekayasa Ialu lintas. check point. One Way System, siapkan kantong parkir guna kelancaran arus Iain

7.    Gakkum secara professional dan prosedural (terhadap pelaku pidana)

8.    Penempatan anggota reserse maupun Polisi berseragam pada daerah rawan kriminalitas, tempat rekreasi, wisata, jalur utama dan jalur alternatif

9.    Bantuan medis dan kesvak.

10. Gelar jarkom Polri

11. Dirikan Pospam dan Posyan.

12. Kerma dengan instansi terkait dirikan Posyan.

13. Himbau untuk mudik bersama

Gelar Pos Pam / Pas Yan Operasi Ketupat Progo 2019 ada 35 Iokasi:

1.  Polrasta Yogyakana ada 8 Iokasi meliputi : 

a. Pospam leteg

b. Posyan Posbesar

c. Pospam sp 4 Tugu

d. Pospam Kotabaru

e. Pospam Geiayan

f. Pospam Bonbin Gembiraloka

g. Posyan Terminal Giwangan

h. Posyan Stasiun Lempuyangan

2. Polres Sleman ada 7 Iokasi meliputi :

a. Pospam Gamping

b. Pospam Amplaz

c. Pospam Monjali

d. Pospam Tempel

e. Pospam Maguwo (ADS)

f. Posyan Prambanan

g.Posyan Kaliurang

3. Polres Kulonprogo ada 6 Iokasi meliputi:

a. Pospam Galur

b. Posyan Stasiun Wates

c. Posyan Pantai Glagah

d. Posyan Kalibiru

e. Posyan sentolo

f. Posyan Terminal Wates

4. Poires Bantul ada 5 Iokasi meliputi:

a. Pospam Ketandan

b. Pospam Piyungan

c. Pospam Sedayu

d. Pospam Parangtritis

e. Pospam Srandakan 

5. Polres Gunungkidul ada 7 Iokasi meliputi:

a. Pospam Hargodumilah Patuk

b. Pospam Siyono

c. Pospam Pantai Baron

d. Pospam Pantai Indrayami

e, Posyan PasarArgosari

f. Posyan Terminal Wonosari

g. Posyan Semin 

Arus mudik / balik ada 4 jalur: 

1.     Purwcrejo-Klaten : Jalur utama I dari Purworejo ke Klaten : Temon-Wates-Gamping Sleman- Ringroad Utara- Prambanan-Klaten.

2.     Magelang-Klaten : Jalur mama ll dari Magelang ke Klaten Magelang-Tempel Sleman Ringroad Utara- Prambanan-Klaten

3.     Yka-Wonosari : Jalur utama Ill dari Yka ke Wonosari : Yka-Piyungan-Patuk Playen-Wonosari

4.     Yka -- Bantul Jalur utama IV dari Yka ke Bantul : Yka-Sewon-bantul

Dalam Operasi ini, sebagai Kaopsda adalah Kapolda DIY lrjen Pol Drs. Ahmad Dofiri,M.

Si.. sebagai Karendalops adalah Karo Ops Polda DIY Kombes Pol Hermansyah, S.H., S.I.K., M.H dan selaku kasatgas Opsda Dirlantas Polda DIY Tri Julianto Djati Utomo, S.I.K.

 

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM