Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....SIM Keliling Hari Jumat 26 Juli 2019 Rakosa, tidak ada pelayanan. Namun Khusus hari tersebut berada di Kantor BPPN Kusumanegara ( Dalam Rangka HUT BPPN ) Dan pada hari Selasa 30 Juli 2019 ada pelayan.....

BANK INDONESIA LUNCURKAN QRIS ( QR Code Indonesian Standard )

Posted by NewsRoom Senin, 19 Agustus 2019 Berita 0 Comments
BANK INDONESIA LUNCURKAN QRIS ( QR Code Indonesian Standard )

 

Pada 17 Agustus 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Yogyakarta, bertepatan dengan HUT ke–74 Kemerdekaan RI, yang dilaksanakan secara simultan bersama Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta dan 45 Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia lainnya di seluruh Indonesia. Peluncuran dilakukan bersama dengan Deputi Direktur Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Budi Saptono, perwakilan perbankan yaitu BRI, BNI, Mandiri, BTN, BPD DIY dan BCA, disaksikan oleh seluruh perbankan serta Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) di wilayah DIY.

Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, guna memberikan masa transisi persiapan bagi PJSP. Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.

Dalam peluncuran tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan,     menyampaikan bahwa QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung), bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju. Semangat ini sejalan dengan tema HUT ke–74 Kemerdekaan RI yaitu SDM Unggul Indonesia Maju.

QRIS UNGGUL mengandung makna, yaitu Pertama, UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Kedua, GampanG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Keempat, Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co.1 untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara.

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran. Sebelum siap diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada bulan September hingga November 2018 dan tahap kedua pada bulan April hingga Mei 2019.

Selanjutnya, implementasi dan pengembangan QRIS juga akan melalui pentahapan, yaitu: (1) Tahap 1- QRIS difokuskan untuk transaksi domestik (2).Tahap 2- QRIS untuk transaksi cross border inbound (masuk), antara lain dengan menarik wisatawan asing dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk bertransaksi menggunakan QRIS  (3).Tahap 3: QRIS untuk transaksi cross border outbound (keluar), sehingga WNI dapat bertransaksi menggunakan QRIS untuk transaksi keluar negeri. Untuk melewati tahapan-tahapan tersebut, PJSP asing yang melakukan kegiatan SP di Indonesia harus melakukan penyesuaian infrastruktur, serta diharuskan bekerjasama dengan bank di Indonesia yang masuk BUKU 4. Selain itu, diperlukan dukungan kerjasama  G2G antar Bank Sentral.

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM